Zat Makanan Dan Fungsinya

Advertisement
Zat makanan dapat digolongkan menjadi zat makanan makro (makronutrien) dan zat makanan mikro (mikronutrien). Makronutrien merupakan zat makanan yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang banyak. Zat makanan yang termasuk makronutrien adalah karbohidrat, lemak, dan protein. Adapun mikronutrien merupakan zat makanan yang diperlukan dalam jumlah yang sedikit. Mikronutrien adalah vitamin dan mineral. Meskipun diperlukan tubuh dalam jumlah yang sedikit, keberadaan mikronutrien sangat penting, misalnya untuk proses metabolisme tubuh.
Ketika Anda makan sesuatu, tentu anda berharap mendapatkan pengaruh yang baik dari makanan tersebut terhadap tubuh anda. Apa sajakah pengaruh baik yang diharapkan dari suatu makanan untuk tubuh anda? 
1. Makanan memberikan energi bagi tubuh. Segala aktivitas tubuh, baik aktivitas fisik (seperti berpikir) memerlukan energi. Energi itu diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang masuk ke dalam tubuh.
2. Selain energi, metabolisme makanan juga menghasilkan berbagai jenis molekul, seperti glukosa dan asam amino yang berperan bagi pertumbuhan tubuh, pembagunan struktur tubuh, dan menggantikan jaringan atau bagian-bagian tubuh yang rusak. Bukankah tubuh anda dari hari ke hari bertambah tinggi dan bertambah berat?
3. Zat makanan yang terdapat di dalam makanan, seperti asam amino, vitamin, dan mineral berperan dalam memperlancar metabolisme tubuh.
4. Beberapa jenis makanan ternyata memiliki peran dalam mempertahankan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tidak semua makanan berpengaruh baik terhadap tubuh anda. Ada beberapa kriteria yang dapat dijadikan patokan untuk mengukur apakah suatu makanan baik bagi tubuh atau tidak. 


Beberapa kriteria makanan yang baik
1. Makanan yang harus mengandung energi yang cukup untuk aktivitas tubuh. Kebutuhan energi tiap orang berbeda-beda, bergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, dan aktivitas keseharian. 
2. Makanan harus cukup mengandung zat makanan, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, air, dan mineral. Komposisi zat makanan yang diperlukan tubuh hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan individu.
3. Makanan yang dikonsumsi harus mudah dicerna oleh sistem pencernaan. Selain itu, makanan juga harus higienis.
Advertisement