Guru Penabrak 16 Anak TK di Medan Trauma

Advertisement

 Medan - Guru yang juga pengendara Avanza BK 1272 VQ berwarna silver kini sedang menjalani pemeriksaan polisi usai insiden tabrakan beruntun yang dilakukannya. Insiden pada Jumat 2 Maret 2012 pagi itu membuat 16 muridnya di Taman Kanak-Kanak Perguruan Boddhicita Mandala yang sedang senam pagi terluka.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Medan Ajun Komisaris Besar Pranyoto memastikan pengemudi Avanza adalah guru sekolah itu. "Dia salah seorang pengajar, inisialnya K. Kini masih diperiksa," kata Pranyoto. "Kondisinya saat ini sedang trauma."

Pantauan Tempo di tempat kejadian perkara, para wali murid masih mengerumuni sekolah. Garis polisi dipasang di dua lokasi. Pertama di depan ruang administrasi dan terakhir garis polisi dipasang di lapangan basket. Di tepi lapangan basket, tembok tampak retak.

Baik murid dan staf pengajar yang ditemui di areal pendidikan yang menempati gedung 4 lantai itu memilih bungkam.

Manajemen sekolah terkesan tutup mulut. “Kami masih mengurus yang sedang dirumah sakit. Nanti saja, ya," kata salah satu guru di sana. Adapun Brilian Moctar, salah seorang penyantun di sekolah itu, tak dapat dihubungi. Telepon seluler Brilian yang juga anggota DPRD Sumatra Utara itu tak dapat dihubungi.
Advertisement